Buat Aplikasi MVP(Minimum Viable Product) agar Cepat Rilis

Aplikasi yang super canggih tidak menjamin semua fitur akan digunakan. Sebagai contoh Facebook, kita bisa tangkap kalau core dari Facebook adalah posting status, comment dan personal message. ada grup, halaman, e-commerce di facebook hanyalah fitur pendukung. MVP memfokuskan pada core produk kalian. Bayangkan kalau di facebook cuma menampilkan e-commerce, pasti penghuninya tidak seramai sekarang karena e-commerce sudah dikuasai e-bay, amazon, alibaba. 

Yuk implementasi, kita buat yang mudah aja. Aplikasi Pembelajaran Sejarah Indonesia. Ok, sesuai namanya sudah menunjukan gambaran aplikasinya kan? corenya pastilah menampilkan informasi sejarah di Indonesia. Oh ya, ini namanya speed pitching ya teman - teman, speed pitching itu teknik yang mulai dipelajari karena kita hanya bisa mempresentasikan produk lewat sapaan yang hanya 3 - 5 detik waktu pitching.  Ok balik ke produk, Mungkin ada yang berfikiran untuk menambahkan fitur keren seperti museum terdekat atau near by museum, atau lebih gila lagi layanan tour guide lokal. kita singkirkan itu dulu.

Kita sudah dapat corenya yaitu Sejarah, kita mulai dengan Aplikasi CRUD artikel sejarah sekitar kita. titik, kita rilis aplikasi. Kita mendapatkan pengunjung web/Aplikasi sembari melengkapi data yang ada. Data is your core, jadi ketika kamu sudah punya data. Kita bisa konversi aplikasi ini menjadi apapun. Ok, user sudah banyak sekarang waktunya kita tambahkan fitur near by me museum. Kalian tentukan sendiri apakah fitur itu bisa jadi trend atau tidak.

Bagaimana cara Coding yang baik?

  1. jangan ada nama variabel yang tidak jelas seperti value, data, response
  2. sebisa mungkin hindari mutable variable. gunakan seperti const

React Functional Component x Functional Programming Concept

Penerapan Functional Programming pada React Functional Component

#react #functional #webdev #reactjs #functionalprogamming #functionalcomponent #javascript


! ! ! Artikel ini masih dalam pengeditan ! ! !



diketahui :  


Kelahiran Hooks

React 16.8 telah melahirkan fitur bernama hooks. Hooks muncul untuk mendukung functional programming di react. Saya pernah menggunakan class component dan membuat beberapa fungsi kecil membuat UI seperti renderItem, renderInputForm, renderTable yang kemudian semua itu dipanggil di fungsi utama yaitu render(). Ok gaes, penggunaan render itu adalah contoh fungsional namun kita masih bisa menggunakan state di dalam class. 

tanya :   

Apa sih Functional Programming itu?

declarative function

Memangnya worth it kalau diterapakan di REACT? 

Bagaimana cara menerapkannya di REACT?

kesimpulan :  

Kesimpulan subjektif saya mengatakan kalau penerapan functional programming pada react sangat cocok dengan penggunaan functional component pada react. Namun ini adalah konsep.


Referensi : 

https://medium.com/javascript-scene/master-the-javascript-interview-what-is-functional-programming-7f218c68b3a0

https://danielpedroso.com/2019/02/25/functional-programming-and-react/

https://veerasundar.com/blog/2019/03/rewriting-a-react-component-using-hooks-and-reactmemo/

https://medium.com/nmc-techblog/functional-programming-with-react-redux-6228906edbe3

Test Driven Development, Solusi Bekerja di dalam Tekanan

Stupid Mode
Kalian pernah mengalami Stupid Mode? Ok. jadi saya termasuk orang yang tidak tahan tekanan. Ketika ditekan saya akan bekerja seperti robot. Apa yang tidak diperintahkan tidak akan aku lakukan. Tapi hal itu tidak masalah jika bossmu tidak ikut tertekan. Parahnya kalau boss mu ikut tertekan maka kamu yang akan ditekan agar dia bisa berdiri. serem ya? 

Bukan niat untuk menakuti saudara namun cuma ingin berbagi bagaimana cara mengatasi tekanan bagi orang yang tidak sanggup ditekan seperti aku. Beberapa orang berekspetasi semakin orang ditekan semakin hebat mereka, orang - orang menyebutnya the power of kepepet hahaha. kerjanya kepepet terus. Ok aku bukan termasuk orang itu.

Cus, jadi saya menawarkan solusi test driven development, yaitu kamu menulis test case dulu. Kenapa kok test dulu ? karena dalam development yang penuh tekanan saya tidak akan bisa berpikir jernih. Solusi saya mudah, selagi berfikir jernih maka tulislah semua skenario yang mungkin tidak akan terpikir oleh anda. Saya sering kena marah dengan alasan "kenapa kamu tidak memikirkan kemungkinan ini?", "Kamu kurang waspada", "kamu kurang berhati - hati". Jenius sekali saya bisa memikirkan semua kemungkinan yang ada. Ok, mungkin terlalu berlebihan tapi bug itu pasti ada meskipun boss mu pasti tidak mau tau itu. Sayang sekali membuat kesempurnaan logika memang adalah pekerjaan sebagai programmer, 1 + 1 = 2 dan kasus kebocoran data pun juga tidak bisa ditoleransi. 

Solusi lain yaitu belajarlah power of kepepet. Bersyukurlah wahai programmer, pekerjaan kita itu mudah. Bahkan kita bisa mencuri waktu dengan mengerjakan project dimalam hari dan jalan - jalan ke mall di siang harinya. Bayangkan pekerjaan sebagai buruh/karyawan? mereka dituntut waktu. Ada yang lebih parah lagi yaitu Dokter. Bayangkan kapan tekanan datang? bisa jadi setiap saat hahaha. Ketika dokter tertekan apakah mereka bisa mengeluh? tidak, taruhannya nyawa. Jadi kalau kalian merasa pantas memiliki gaji yang lebih besar dari dokter maka kita harus memiliki sifat lebih hebat dari dokter. 

Jika kamu melakukan pekerjaan yang lebih dari gajimu, maka sisanya akan diberikan dalam bentuk lain seperti kebahagiaan, sifat hemat, rajin.
Jika kamu melakukan pekerjaan yang kurang dari nilai gajimu, maka lebihnya akan kamu kembalikan dalam bentuk lain seperti tagihan tiba - tiba, sifat boros, pemalas.

Kebiasaan untuk Mengurangi munculnya Stupid Bug

Stupid Bug

stupid bug ini istilah yang aku buat sendiri karena senior ku suka bilang stupid, wtf, seperti Gordon Ramsay hahaha. Ok. Apaa itu stupid bug? jadi sesuai namanya, stupid bug adalah bug yang terjadi karena kebodohan atau bahasa halusnya kelalaian developer. Contohnya : tidak ada pengecekan null, menggunakan index 0 padahal data list nya bisa kosong, salah merelasikan data. Powerfull IDE tidak akan bisa membantu kita, ini murni Human Error. Mangkanya jangan heran meski portofoliomu banyak tapi kalau tes logic nilainya rendah bisa - bisa tersingkir dari para pelamar kerja.

diketahui : 

Aku mau berbagi nih apasaja Stupid Bug yang aku ketahui. 

Koreski List

apakah ukuran list lebih dari 0 

Empty String ("")

string dengan value kosong ""

Nullable

data bisa null atau tidak

Response API

Looping Confused

Missunderstanding 


Like us on Facebook